Bocah Pahlawan di Balik Tragedi Chapecoense

INFONAWACITA.COM – Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun digadang-gadang oleh media lokal sebagai seorang pahlawan, dalam peristiwa jatuhnya pesawat British Aerospace 146 yang membawa tim sepak bola Brasil, Chapecoense, yang jatuh di dekat kota kecil La Ceja, Kolombia, Senin (28/11) malam.

Seperti dilansir dari The Sun, para anggota tim penyelamat mengelu-elukan seorang bocah laki-laki yang telah membantu mengarahkan mereka ke titik lokasi jatuhnya pesawat yang menewaskan 76 penumpangnya tersebut. Salah seorang anggota tim penyelamat yang tiba pertama kali di lokasi dekat kota kecil La Ceja tersebut, Sergio Marulanda, menuturkan, bocah tersebut yang menunjukkan di mana korban luka-luka yang mungkin masih bisa diselamatkan.

“Saat saya parkir, bocah itu langsung muncul dan menghampiri saya. Dia menunjukkan lokasi korban luka yang mungkin masih bisa diselamatkan,” ujar Sergio. Bahkan bocah itu ikut membantu menarik tubuh bek Tim Chapecoense, Alan Ruschel, dari puing-puing pesawat untuk segera dievakuasi dan mendapatkan pertolongan medis. Alan menjadi satu dari segelintir orang yang selamat dalam tragedi kecelakaan pesawat yang disebut-sebut sebagai tragedi penerbangan paling mematikan sepanjang tahun ini.

Cerita para anggota tim penyelamat ini kontan membuat media lokal mengelu-elukan sang bocah sebagai pahlawan. Namun hingga kini, identitas bocah laki-laki tersebut belum diungkap. Dapat dipastikan, Alan Ruschel akan sangat berterima kasih atas apa yang dilakukan bocah ini pada dirinya, mengingat sebagian besar anggota Tim Chapecoense tewas dalam kecelakaan tersebut. Bahkan kiper Chapecoense yang ditemukan dalam keadaan hidup dan berhasil dievakuasi ke rumah sakit, akhirnya tak mampu bertahan dan meninggal beberapa saat kemudian.

Pesawat British Aerospace 146 dengan nomor seri CP-2933 ini dioperasikan oleh LAMIA, menewaskan nyaris seluruh anggota tim sepak bola Chapecoense. Kecelakaan tersebut juga menewaskan 21 jurnalis yang turut serta dalam penerbangan tersebut. Pesawat membawa anggota tim sepakbola Chapecoense yang akan memainkan putaran final kompetisi antarklub terbesar kedua di Amerika Selatan, Copa Sudamericana, melawan tim Medellin yaitu Atletico Nacional. Pertandingan dijadwalkan akan berlangsung hari Rabu kemarin, namun otoritas sepakbola setempat membatalkannya.(AR)