Berantas Terorisme, Presiden Sarankan Pendekatan Hardpower dan Softpower

Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12 Asia Timur yang digelar pada Selasa, 14 November 2017, di Philippine International Convention Center (PICC), Manila, Filipina. (foto: Biro Pers Setpres)

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mengajak negara-negara di Asia Timur untuk berkontribusi dalam pemberantasan terorisme. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan pendekatan hardpower dan softpower.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12 Asia Timur yang digelar di Philippines International Convention Center (PICC), Manila, Filipina, Selasa (14/11) siang.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi menyatakan, walaupun Kota Marawi di Filipina sudah dibebaskan dari kependudukan teroris, namun ancaman terorisme masih belum akan menurun.

Untuk itu, Presiden menegaskan, kerja sama regional dan internasional harus terus ditingkatkan dengan menggunakan pendekatan hardpower dan juga softpower, termasuk dalam mengatasi pendanaan terhadap terorisme.

Di akui penjelasan, Presiden Jokowi menegaskan agar counter narasi yang mengedepankan nilai toleransi juga harus diperkuat. Demikian dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet.(AR)